.::Nurii Blog::.

nurita blog :) happy reading :) enjoy~~

Kamis, 01 Mei 2014

Proposal Ilmiah dan Semi Ilmiah



 Proposal

I.         Mengenal Proposal
A.     Pengertian Proposal
Proposal adalah usulan rencana kegiatan. Kata proposal berasal dari bahasa Inggris to propose yang artinya mengajukan.
Menurut Finoza, (1999 : 157), proposal adalah rencana yang disusun secara sistematika dan terperinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal.
Sedangkan Hariwijaya,  (2005 : 12–13), menyatakan bahwa proposal memiliki arti sederhana sebagai suatu bentuk pengajuan atau permohonan, penawaran baik berupa ide, gagasan, pemikiran, maupun rencana kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan ijin, persetujuan, dana, dan lain sebagainya.
Dengan demikian proposal dapat diartikan sebagai rencana yang disusun secara sistematis sebagai sebuah bentuk pengajuan terhadap suatu bentuk kegiatan.

B.    Fungsi Proposal
Fungsi dari pembuatan atau pengajuan proposal adalah:
·          Sebagai bentuk permohonan dan permintaan izin.
·          Sebagai laporan kepada pimpinan instansi, organisasi, komunitas tentang pelaksanaan kegiatan.
·          Sebagai landasan dalam proses pelaksanaan kegiatan.
·          Sebagai acuan informasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan dari suatu kegiatan.

C.    Tujuan Pembutan Proposal
Tujuan dari pembuatan proposal adalah sebagai berikut:
·          Untuk memperoleh izin pelaksanaan kegiatan.
·          Untuk memperoleh pengetahuan terhadap suatu kegiatan yang dilaksanakan.
·          Untuk memberikan kemudahan kepada penyelenggara dalam mendapat atau memperoleh dukungan.
·          Untuk mencari dana demi kelancaran acara atau kegiatan.
·          Untuk melakukan penelitian yang berkenaan dengan agama, sosial, politik, ekonomi, budaya, dan sebagainya.
·          Untuk mendirikan usaha kecil, menengah, atau besar.
·          Untuk mengajukan tender dari lembaga-lembaga pemerintah atau swasta.
·          Untuk mengajukan kredit kepada bank.
·          Untuk mengadakan acara seminar, diskusi, pelatihan, dan sebagainya.

D.    Jenis-jenis Proposal
Secara umum ada beberapa jenis proposal yang sangat populer dan paling sering dibuat, diantaranya adalah:
1.      Proposal Kegiatan
Setiap kegiatan resmi di masyarakat atau pun di lingkungan lembaga pendidikan yang akan diadakan biasanya di susun proposal kegiatannya terlebih dahulu. Proposal ini berisi rancangan kegiatan yang akan di adakan. Tujuan dari penyusunan poroposal ini selain agar kegiatan terencana dengan baik juga berfungsi sebagai sarana fundrising.
2.      Proposal Skripsi
Proposal skripsi ini berisi tentang gambaran kegiatan penelitian yang akan dilakukan, mulai dari tujuan, latar belakang, metode, pendanaan, hingga waktu yang digunakan.
3.      Proposal Bisnis atau Usaha
Proposal bisnis atau usaha ini bertujuan untuk menjual ide usaha kepada pihak lain dengan harapan ide tersebut diterima dengan kompensasi bantuan modal usaha. 
4.      Proposal Pengajuan Kredit
Proposal pengajuan kredit ini biasanya dibuat oleh Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam mengajukan suntikan modal usaha dari koperasi atau bank yang menyediakan bantuan dana untuk UKM.
5.      Proposal Penelitian
Proposal penelitian ini biasanya disusun oleh mahasiswa, peneliti, dosen yang akan melakukan penelitian pada topik tetentu. Proposal peneletian ini selain memaparkan rancangan penelitian yang akan dikerjakan juga berisi tentang gambaran pembiayaan yang diperlukan.
6.      Proposal Sponsorship untuk Media Iklan
Setiap media baik media komunitas maupun media komersial membutuhkan pendanaan untuk keberlangsungan hidupnya. Dan sebagian besar dana tersebut diperoleh dari pemasangan iklan. Oleh karena itu penawaran kerjasama (sponsorship) untuk iklan ini membutuhkan perencanaan yang matang.Untuk menggambarkan kondisi media dan penawaran kerjasama biasanya disusun sebuah proposal sponshorship. Sehingga pihak sponsor bisa memutuskan apakah mereka memasang iklan atau tidak pada media tersebut.

E.     Syarat Penyusunan Proposal 
Proposal yang disusun perlu memiliki hal – hal berikut :
·          Memiliki struktur dan logika yang jelas.
·          Hasil kegiatan itu terstruktur.
·          Rumuskanlah jenis kegiatan secara jelas, inovatif, terperinci, dan betul-betul dapat dikuasai atau dikerjakan.
·          Hubungan kegiatan dengan dana yang diperlukan harus rasional dan tidak mengada-ada.

F.     Kerangka Proposal
Menurut Nani Darmayanti dan Nurul Hidayati, (2008 : 21–22), kerangka dalam penyusunan proposal adalah sebagai berikut :
1.      Dasar Pemikiran
Dalam dasar pemikiran sebuah proposal dicantumkan pokok-pokok pemikiran perlunya melaksanakan kegiatan tertentu.
2.      Jenis Kegiatan
Jenis kegiatan yang akan dilaksanakan harus dijelaskan dalam proposal.
3.      Tema Kegiatan
Tema kegiatan dalam sebuah proposal berisi inti-inti kegiatan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
4.      Tujuan Kegiatan
Tujuan kegiatan harus dijelaskan agar orang mengetahuinya. Penyusun proposal perlu merumuskan tujuan sedemikian rupa agar yang akan dicapai dapat diketahui dan dirasakan oleh pembaca proposal.
5.      Peserta Kegiatan
Peserta kegiatan meliputi siapa serta berapa jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
6.      Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan harus jelas dalam sebuah proposal.
7.      Susunan Kepanitiaan
Para penyusun proposal dari suatu tim perlu menyelksi kualifikasi dan bobot orang-orang yang duduk sebagai panitia pelaksanaan dalam kegiatan yang direncanakannya. Hal ini untuk menjamin kelancaran jalannya suatu kegiatan.
8.      Anggaran Biaya
Anggaran biaya dalam suatu proposal harus dicantumkan, tetapi penyusunannya harus logis dan realistis, serta harus memperhatikan keseimbangan antara pengeluaran dan penghasilan. Hal ini agar diterima secara logis oleh penyandang dana.
9.      Acara Kegiatan
Jadwal atau acara kegiatan harus jelas dan terperinci. Dengan demikian, pada waktu nanti tidak terjadi hal-hal yang menyimpang dari acra yang sudah ditentukan. Hal ini juga bertujuan untuk mengefektifkan waktu selama kegiatan berlangsung.
10.   Penutup
Penutup merupakan bagian akhir yang berfungsi menekankan bahwa proposal diajukan dengan sungguh-sungguh dan dijelaskan pentingnya kegiatan yang akan dilaksanakan. Hendaknya dalam bagian ini tergambar sikap optimis dari pembuat proposal.


II.        Proposal Ilmiah (Penelitian)
A.     Pengertian Proposal Ilmiah
Dalam dunia ilmiah, proposal adalah suatu rancangan desain penelitian (usulan penelitian) yang akan dilakukan oleh seorang peneliti tentang suatu bahan penelitian. Bentuk proposal penelitian ini, biasanya memiliki suatu bentuk , dengan berbagai standar tertentu seperti penggunaan bahasa, tanda baca, kutipan, dll. Dengan demikian, proposal paling tidak memuat hal–hal berikut, yaitu:
(1)    Lingkup masalah dan perumusan masalah,
(2)    Aspek relevansi teori dengan permasalahan yang diketengahkan dalam penelitian,
(3)    Metodologi penelitian,
(4)    Instrumen penelitian,
(5)    Teknik analisa data, dan
(6)    Rencana kegiatan penelitian.
Tujuan proposal adalah untuk memberikan gambaran secara singkat terhadap rencana kegiatan penelitian yang akan dilakukan, melalui proposal peneliti akan memahami segala kebutuhan yang direncanakan.

B.    Ide Penelitian
Ide penelitian untuk membuat sebuah proposal penelitian ilmiah dapat  diperoleh melalui:
·            Kehidupan sehari-hari,
·            Masalah praktis, dan
·            Hasil penelitian sebelumnya dan teori yang berkembang.

C.    Struktur Penulisan Proposal Penelitian
Susunan struktur dalam membuat sebuah proposal penelitian (khususnya untuk Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen tahun ATA 2013 – 2014) terdiri dari:
1.     Bagian Awal
Bagian awal, terdiri atas :
a)     Kata Pengantar
b)     Abstrak (maksimal 1 halaman)
c)     Daftar Isi
d)     Daftar Tabel (jika ada)
e)     Daftar Gambar (jika ada)
f)      Daftar Grafik (jika ada)
g)     Daftar Diagram (jika ada)
h)     Daftar Lampiran
2.      Bagian Pokok
Bagian pokok, terdiri atas:
·        Bab I Pendahuluan
1.1  Latar Belakang
1.2  Tujuan Penelitian
1.3  Rumusan Masalah
1.4  Hipotesis Penelitian
1.5  Model Penelitian
·         Bab II Telaah Pustaka
2.1  Kajian Penelitian Sejenis
·        Bab III Metode Penelitian
·        Bab IV Hasil Penelitian yang Diharapkan
3.    Bagian Akhir
Bagian akhir, terdiri atas:
a)     Daftar Pustaka
b)     Rencana Jadwal Penelitian
c)     Lampiran


III.      Proposal Semi Ilmiah (Umum)
Proposal Umum sering digunakan sebagai usulan atau rancangan kegiatan. Bentuk proposal ini memiliki banyak kemiripan dengan model proposal penelitian yang digunakan dalam dunia ilmiah, namun karena sifatnya yang lebih umum maka proposal umum biasanya lebih lentur dalam penggunaan bahasa dan tidak terlalu kaku dalam aturan penulisan. Namun, penulisan proposal umum tetap harus mengindahkan kaidah–kaidah dan sistematika tertentu, agar dapat dengan mudah dimengerti oleh orang–orang yang membaca proposal tersebut.

 

 

Daftar Pustaka

 




Darmayanti, Nani dan Nurul Hidayati. 2008. “Bahasa Indonesia untuk Sekolah Menengah Kejuruan Tingkat Unggul (Kelas XII)”. Bandung : Grafindo Media Pratama.

Puspitasari, Nindiyah. 2011. Pengertian Proposal. Dalam http://nindiyahpuspitasari.blogspot.com/2011/04/pengertian-proposal.html

http://www.makalahonline.com/2012/12/jenis-jenis-proposal.html

http://www.pengertianahli.com/2013/10/pengertian-fungsi-jenis-proposal.html 

Soenhadji, Iman Murtono. 2014.  Pedoman Proposal Skripsi Manajemen Ata 20132014. Dalam http://imansoenhadji.files.wordpress.com/2014/02/pedoman-proposal-skripsi-manajemen-ata-2013-2014.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar