.::Nurii Blog::.

nurita blog :) happy reading :) enjoy~~

Kamis, 05 Juni 2014

Manajemen Komunikasi Pemasaran : KISI - KISI


RANGKUMAN MATERI MANAJEMEN KOMUNIKASI PEMASARAN

1.     Definisi Komunikasi Pemasaran
Komunikasi pemasaran adalah sarana yang digunakan perusahaan dalam upaya untuk menginformasikan, membujuk, mengingatkan konsumen ––langsung atau tidak langsung–– tentang produk dan merek yang mereka jual.

2.     Ruang Lingkup Komunikasi Pemasaran
a.      Bagaimana berkomunikasi dengan pelanggan
Maksudnya disini adalah bagaimana cara produsen dalam berkomunikasi untuk memasarkan produknya dengan para pelanggannya. Misalnya, dengan memberikan pelayanan yang baik dan sesuai dengan keinginan konsumen, serta mengarahkan konsumen bagaimana menggunakan produknya dengan benar agar konsumen merasa puas.
b.      Bagaimana berkomunikasi dengan klien
Maksudnya adalah, di dalam dunia pemasaran tentunya sebuah perusahaan memiliki klien yang diajak untuk bekerja sama. Jadi di dalam komunikasi pemasaran di pelajari bagaimana cara produsen dalam berkomunikasi dengan kliennya.
c.      Bagaimana berkomunikasi dengan pesaing
Ini juga menjadi ruang lingkup di dalam komunikasi pemasaran. Karena sebuah perusahaan haruslah melihat dan memperhitungkan para pesaingnya. Sebab dalam dunia bisnis, memiliki banyak pesaing adalah hal yang wajar, untuk itu produsen haruslah bisa berkomunikasi dengan pesaing-pesaingnya untuk mengetahui strategi apa saja yang dapat dilakukan dalam memasarkan produk kepada konsumen.

3.     Model Komunikasi Pemasaran
 
·          Encoding
Adalah proses konversi informasi dari suatu sumber menjadi data yang selanjutnya dikirim ke penerima.
·          Decoding
Adalah konversi data yang telah dikirim oleh sumber menjadi informasi yang dapat dimengerti oleh penerima.

4.     Komunikasi Verbal dan Non Verbal
a.      Komunikasi verbal
Adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan secara lisan maupun tertulis dengan menggunakan media tertentu.
b.      Komunikasi non verbal
Adalah penyampaian pesan tanpa kata-kata namun menggunakan gerakan-gerakan tubuh (bahasa tubuh).
Bentuk-bentuk komunikasi non verbal, antara lain :
(1)   Ekspresi wajah dan mata
Terkadang jika kita ingin melihat ekspresi seseorang  yang paling jujur maka lihatlah wajahnya terutama matanya. Karena mata tidak pernah bisa berbohong. Melihat ke kedalaman mata seseorang juga bisa membuat kita mengerti apa yang sedang ia rasakan. Dari eskpresi wajah dan mata kita bisa membaca ekspresi sedih, bahagia, cemas, murung, ketakutan, dan lain sebagainya.
(2)   Gerakan tubuh atau posisi tubuh
Hal ini juga merupakan bentuk komunikasi. Ketika seseorang membalikkan badan saat sedang berbicara bisa dimaknai dengan marah atau tidak setuju.
(3)   Karakteristik suara
Intonasi yang datar atau ada sedikit tekanan akan memiliki makna yang berbeda. Adanya perubahan dari nada suara akan menimbulkan perubahan pada arti kalimat yang diucapkan.
(4)   Penampilan
Identitas seseorang biasanya terbaca dari penampilannya. Sehingga penampilan terkadang akan memberikan kesan adanya perbedaan kelas sosial, kebiasaan, sikap, dan lain sebagainya. Orang yang berpenampilan urakan tentu akan menimbulkan kesan yang berbeda dengan orang yang berpenampilan bersih dan rapi.
(5)   Sentuhan
Sentuhan juga merupakan salah satu dari bentuk komunikasi non verbal. Dari sentuhan tangan misalnya, itu bisa bermakna persahabatan jika kita menjabat dengan sopan dan sentuhan bisa menyebabkan permusuhan apabila kita menggunakan sentuhan tangan untuk menampar atau memukul seseorang. Karena setiap sentuhan yang kita lakukan pada orang lain pasti memiliki makna.
(6)   Penggunaan jarak dan waktu
Kita berkomunikasi pada jarak jauh dengan jarak dekat tentu akan berbeda komunikasi yang terjadi. Komunikasi melalui telepon, sms, video conference, atau bertatap muka secara langsung juga akan memiliki makna yang berbeda.

5.     Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar adalah pengelompokkan pasar atau kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen ke dalam kelompok pasar yang bersifat homogen, dimana tiap kelompok dapat dipilih sebagai pasar yang ditargetkan untuk pemasaran suatu produk.

6.     Kegagalan dalam Komunikasi Pemasaran
a.      Gagal mengenai sasaran
Kegagalan yang paling sering dialami oleh para pemasar adalah produk yang ditawarkan kurang mengenai target pasar. Sehingga dapat dipastikan jika penawaran yang disampaikan belum berhasil atau mampu menarik minat dan perhatian konsumen. Untuk itu, sebelum mengkomunikasikan produk kita ke pasaran, lakukanlah riset pasar terlebih dulu untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh konsumen agar dapat menciptakan produk yang benar-benar berkualitas dan memenuhi tingkat kebutuhan pasar yang telah ditentukan.
b.      Kurang dapat menyakinkan target pasar
Konsumen bukanlah orang yang dengan mudahnya mempercayai sebuah produk tanpa adanya bukti nyata. Oleh sebab itu, produsen atau pemasar sebaiknya melampirkan data-data untuk memperkuat penawaran kepada konsumen. Misalnya dengan melampirkan beberapa data konsumen atau klien yang pernah menggunakan produknya dan merasa puas. Lengkapi juga dengan testimoni dari mereka agar konsumen semakin merasa yakin dengan kualitas produk yang ditawarkan.
c.      Tidak memberikan solusi
Dalam memasarkan produk, para pelaku pasar cenderung lebih fokus untuk menginformasikan jenis pelayanan atau produk apa saja yang ditawarkan dan pemasar juga lebih senang menyampaikan kelebihan produk yang ditawarkan daripada menyampaikan keuntungan yang didapatkan para konsumen. Sehingga banyak konsumen yang tidak tertarik dengan penawaran yang disampaikan. Karena dari produk tersebut konsumen tidak menemukan sebuah solusi yang mereka butuhkan. Jadi, sebaiknya berilah solusi bagi setiap permasalahan konsumen.
d.      Komunikasi terlalu berlebihan
Kegagalan bisa terjadi apabila pelaku pasar menggunakan strategi pemasaran yang berlebihan. Komunikasi yang berlebihan hanya akan membuat konsumen merasa bingung, sebenarnya apa inti pesan yang akan disampaikan. Sebab, informasi yang berlebihan akan menyamarkan inti pesan yang ingin dikomunikasikan kepada para konsumen. Jadi, lebih baik tawarkan produk dengan bahasa yang padat dan jelas, sehingga konsumen dapat menyerap semua informasi yang disampaikan dan segera mengambil tindakan. Misal dengan langsung membelinya.
e.      Pesan utama tidak tersampaikan
Artinya pesan utama yang ingin disampaikan oleh para pemasar tidak tersampaikan dengan baik kepada konsumen. Dan bisa dipastikan konsumen belum paham dengan informasi yang produsen atau pemasar berikan serta membutuhkan penjelasan yang lebih rinci. Komunikasi boleh singkat asalkan pesan utama yang ingin disampaikan dapat dimengerti oleh para konsumen

7.     Hambatan dalam Komunikasi Pemasaran
a.      Hambatan pada sumber
Biasanya terjadi pada perumusan-perumusan tujuan yang kurang jelas. Hal ini terjadi karena kurangnya focus pada keuntungan yang ingin diraih.
b.      Hambatan pada proses encoding
Hal ini bisa terlihat lebih kepada perancang iklan yang lebih kepada iklan kreatif. Sehingga maksud dari pemasaran sebuah produk tidak tersampaikan.
c.       Hambatan dalam transmisi pesan
Salah satu yang menentukan sasaran konsumen dalam memilih saluran media.
d.      Hambatan dalam proses decoding
Umumnya konsumen akan menolak iklan yang tidak menarik minat. Ada juga faktor ketidakpercayaan (kredibel), juga karena terlalu sering, membuat konsumen menjadi kesal.

8.     Faktor-faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Komunikasi Pemasaran
·          Semakin besar pengaruh sumber pada penerima, maka besar pula dampak dan perubahan si penerima, sesuai dengan yang dikehendaki sumber pesan.
·          Komunikasi berdampak lebih kuat apabila pesan yang disampaikan cocok atau sesuai dengan opini dan keyakinan si penerima.
·          Komunikasi cenderung lebih efektif jika sumber dianggap memiliki keahlian, status tinggi, bersifat objektif atau lebih disenangi, terlebih lagi jika si sumber mempunyai kekuasaan.

9.     Definisi Integrated Marketing Communication (IMC)
Integrated Marketing Communication (IMC) adalah sebuah proses perencanaan marketing komunikasi yang mempekenalkan konsep perencanaan komprehensif untuk mengevaluasi peranan strategis dari berbagai elemen komunikasi pemasaran, seperti public relation, advertising, direct selling, sales promotion, dan interactive marketing, untuk memberikan kejelasan, konsistensi, serta pengaruh komunikasi yang maksimal.

10.  Kelebihan dan Kelemahan :
a.      Surat Kabar
·      Kelebihan
-        Visual kuat
-        Jangkauan luas dan relatif cepat
-        Ukuran Fleksibel
-        Waktu pemasangan terkontrol
-        Pembuatan materi relatif cepat dan murah
·      Kelemahan
-        Kurang segmentasi
-        Waktu baca 1 hari
-        Geografis tak terkontrol
b.      Majalah
·      Kelebihan
-        Mirip surat kabar
-        Segmentasi pembaca lebih baik
-        Gambar dan warna bagus
-        Waktu baca agak lama
·      Kelemahan
-        Biaya agak mahal
-        Produksi agak lama
-        Pemasangan tergantung tanggal terbit
c.      TV
·      Kelebihan
-          Dapat dinikmati oleh siapa saja
-          Dapat menjangkau daerah yang luas
-          Waktu siarannya sudah tertentu
-          Memiliki daya penyampaian dan pengaruh yang kuat karena dapat memberikan kombinasi antara suara dengan gambar
-          Memudahkan para audiensnya untuk memahami yang diiklankan
-         Tidak memerlukan keahlian dan kemampuan membaca seperti pada media cetak
·      Kekurangan
-          Biaya relatif tinggi.
-          Hanya dapat dinikmati sebentar (pesan berlalu sangat cepat)
-          Khalayak yang selektif (tidak setajam media lainnya kemungkinan menjangkau segmen tidak tepat karena pemborosan geografis)
-          Kesulitan teknis
-         Tidak semua tempat dapat dicapai gelombang penyiaran televisi
-         Tidak semua orang memiliki pesawat televisi melihat harganya yang relatif mahal.
d.      Radio
·      Kelebihan
-         Biayanya relatif rendah
-         Dapat diterima oleh siapa saja
-         Dapat menjangkau daerah yang cukup luas.
-         Bersifat Auditif
-         Lebih leluasa dalam penyampaian pesan-pesannya
-         Menimbulkan audio imaginatif
-         Merupakan sarana yang cepat dalam menyebarluaskan informasi
-          Radio dapat diterima dan didengar di areal tanpa listrik atau tidak selalu membutuhkan daya listrik
-          Praktis (portable dapat di bawa kemana-mana) dan audience selectivity
·      Kekurangan
-         Waktunya terbatas
-         Tidak mengemukakan gambar
-          Pendengar sering kurang mendengarkan secara penuh karena diselingi melakukan pekerjaan lain
-         Noise faktor (khusus gelombang MW dan SW)
-         Sulit untuk menyampaikan pesan-pesan yang kompleks


Referensi: